Home General Anemon Laut Berkembang Biak dengan Cara Apa?

Anemon Laut Berkembang Biak dengan Cara Apa?

Tidak banyak dari kita kalau bukan peneliti mengetahui tentang Anemon Laut. Tahukah Anda bahwa Anemon Laut memiliki keunikan tersendiri dalam hidupnya? Juga anemon laut berkembang biak dengan cara apa ya?

Beda dengan cara platypus berkembang biak, Anemon Laut merupakan ilustrasi binatang yang bertumbuh biak dengan cara aseksual dengan jalur bersemi.

Pucuk pada Anemon Laut ini timbul berbentuk benjolan pada badan yang lama kelamaan hendak berkembang semacam kuncup serta hendak merelaikan diri dari anemon indukan serta jadi makhluk bernyawa terkini.

Anemon laut merupakan binatang dari kategori Anthozoa yang sejenak nampak semacam belukar karang. Wujud semacam bunga yang hidup di dasar laut, alhasil pula diucap mawar laut. Mereka ialah badan filum Coelenterata dari kategori Anthozoa bersama dengan terumbu karang. Badannya mempunyai wujud sangat bagus dibanding badan– badan Anthozoa yang lain.

Anemon mempunyai tentakel- tentakel yang mengitari mulutnya, melingkar sedemikian muka alhasil menyamai kekuasaan bunga. Warna- warnanya juga sangat menarik serta bagus semacam merah, biru, jingga, kuning, bercak- bercak, ataupun pula bergaris- garis. Seluruh tipe itu berselang- seling dalam koloni alhasil membuat satu komunitas halaman laut yang bagus. Anemon bisa ditemukan hidup dicelah- celah karang serta substrat berpasir. Terdapat lebih dari seribu sepesies yang terhambur di semua perairan laut di bumi. Biasanya anemon banyak ditemukan hidup pada wilayah terumbu karang yang cetek.

Anemon pula terkategori binatang invertebrata ialah binatang yang tidak mempunyai tulang balik. Perbandingan karang serta anemon diamati dimana karang menciptakan kerangka luar dari kalsium karbonat, sebaliknya anemon tidak. Berikutnya dengan cara biasa anemon laut merupakan polip yang ialah binatang berkantung serta memiliki tentakel dan mulut pada salah satu ujungnya serta pada akhir lain bagian bawahnya mempunya dayung disc yang dengan cara spesial dipakai buat menempel pada substrat dasar perairan.

Pengelompokan Objektif:

  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Cnidaria
  • Sub Filum: Coelenterata
  • Class: Anthozoa

Sub Class: Zoantharia

  • Ordo: Actinaria
  • Sub Ordo: Myantheae
  • Famili:- Stichodactylidae- Edwardsiidae- Galateathemidae- Bathyphelliidae- Actinosiidae

Badan anemone laut biasanya silinder dengan mulut yang dikelilingi tentakel– tentakel bermuatan hawa yang bercorak– warni menyamai kekuasaan bunga. Sebab wujudnya yang menyamai bunga inilah, warga kerap menyebutnya Mawar Laut. Tentakel yang mengitari mulut anemon biasanya berjumlah kelipatan 6, tertata 2 antre melingkar dengan cara radial. Tentakel yang posisinya di tengah umumnya berdimensi sangat besar, serta beruntun terus menjadi mengecil ke arah luar.

Jauh badannya tidak sedemikian itu besar, cuma dekat 5- 7 centimeter. Badan anemon dibagi jadi 3 bagian penting, ialah: bagian diskus dayung, koluma ataupun batang badan, serta diskus oral. Diskus dayung ialah perlengkapan yang dipakai buat melekat pada bebatuan ataupun pasir.

Semua tipe anemon bertabiat berdiam. Mereka hidup melekat pada bebatuan, karang, ataupun pasir di dasar laut. Terdapat sebagian genus yang apalagi membenamkan diri di pasir sampai setengah badannya. Anemon tidak mempunyai tahap medusa di dalam hidupnya. Maksudnya, mereka tidak bisa beralih bentuk semacam ampai- ampai serta mempunyai tahap leluasa berenang.

BACA JUGA  Cheap Toddler Clothes Under 5 Dollars

Anemon bisa ditemui dari zona tepi laut sampai laut dengan daya 99 m. Anemon bisa ditemui paling utama di laut yang airnya hangat( tropis). Sebagian genus anemon semacam Adamsia palliate hidup bersimbiosis komensalisme dengan umang- umang. Anemon ini melekat di punggung umang- umang alhasil beliau dapat beralih tempat serta memperoleh area terkini kemanapun umang- umang itu beranjak.

Tiap perpindahan pada area terkini anemon bisa menjamin terdapatnya situasi serta santapan yang lebih bagus untuknya. Cuma sedikit pergerakan yang bisa dicoba oleh anemon dari tempatnya melekat. Pergerakan itu bisa dipengaruhi oleh arus air, kontraksi otot- otot badan, serta pula minimnya nutrisi di area alhasil anemon wajib beralih.

Tipe anemon yang umumnya melaksanakan perpindahan tempat menjajaki arus air, ialah Boloceroides murrichi. Genus ini banyak ditemui di perairan Teluk Mutsu Jepang. Sebagian tipe anemon pula hidup di wilayah padang lamun perairan laut, namun tidak sering ditemui anemon yang bermukim di wilayah terumbu karang yang populasi tutupan karangnya padat.

Anemone biasanya bertabiat karnivora, mereka umumnya memangsa hewan- hewan invertebrata kecil, cubung- cubung insekta, serta pula ikan- ikan kecil. Bila terdapat hewan- hewan kecil yang berenang di sekelilingnya, mereka tentu susah buat membebaskan diri sebab tentakel anemon, tidak hanya bagus pula lengket serta berbisa. Bulan- bulanan yang sudah dilumpuhkan hendak ditarik oleh tentakel ke arah mulut buat di cerna. Mulut serta tenggorokan anemon bisa membuka cocok dimensi bulan- bulanan yang dibekuk.

Badan anemon mengolah santapan dalam gerong gastrovaskuler dengan dorongan enzim, setelah itu diserap oleh gastrodermis. Sisa santapan yang tidak di cerna hendak dikeluarkan lewat mulut. Bila terletak dalam kondisi yang mematikan, anemon bisa mengernyitkan badannya sampai menyamai bola. Pengerutan badan ini pula dicoba dikala nutrisi ataupun santapan yang dikonsumsinya cuma sedikit.

Anemon bisa bertumbuh biak dengan cara aseksual ataupun intim. Metode aseksual umumnya dengan pembuatan kuncup serta berfragmentasi. Fragmentasi dicoba dengan jalur menyudahi bagian badan diskus dayung. Bagian badan itu hendak lalu bertumbuh membuat diskus oral terkini. Pembuatan kuncup bisa diamati ari benjolan yang tercipta pada badan anemon. Benjolan ini hendak bertumbuh jadi orang terkini serta membebaskan diri dari biangnya. Perkembangbiakan anemon dengan cara intim merupakan dengan metode pernikahan silang. Beberapa besar anemone bertabiat biseksual, tetapi sel telur serta mani yang diperoleh tidak sempat matang dengan cara berbarengan, alhasil anemon menginginkan anemon lain buat melaksanakan fertilisasi.

Anemone tidak cuma makhluk bernyawa yang jadi perhiasan di halaman dasar laut, golongan binatang ini pula mempunyai khasiat paling utama untuk makhluk- makhluk di laut serta pula orang. Walaupun anemone ialah fauna tingkatan kecil yang bertabiat karnivora, tetapi anemone pula bersimbiosis komensalisme dengan sebagian tipe ikan- ikan kecil khusus, ilustrasinya merupakan ikan komedian serta 26 genus ikan kecil yang lain semacam Amphiprion serta Premas biaculeatus. Anemone disini berperan selaku rumah serta tempat bersembunyi ikan- ikan kecil itu dari serbuan predator- predator besar semacam hiu, paus, serta sebangsanya.

BACA JUGA  Which Example Of Research With Prisoners Would Be Allowable Under The Regulations?

Terdapat sebagian genus ikan serta invertebrata hidup dalam ikatan simbiosis mutualisme ataupun komensal dengan anemon laut. Serta yang sangat populer merupakan ikan giru atau nemo yang dapat diucap pula sebai ikan komedian. Genus cardinalfish khusus( semacam banggai cardinalfish), threespot dascyllus anak muda, bucchich( ataupun anemon) goby, greenling, bermacam ketam( semacam Inachus phalangium, Mithraculus cinctimanus serta Neopetrolisthes), udang( semacam khusus Alfeus, Lebbeus, Periclimenes serta Thor), opossum udang( semacam Heteromysis serta Leptomysis), serta bermacam siput laut, pula dikenal melaksanakan ikatan dengan anemon.

Anemon laut pada biasanya terhambur besar di perairan. Dalam rujukan dutuliskan kalau ada 10 tipe anemon laut yang terhambur di perairan Indonesia yang terdiri dari 5 genera ialah Cryptodendrum, Entacmaea, Macrodactyla, Heteractis, serta Stichodactyla. Kesepuluh tipe ini merupakan C. adaesivum, E. quadricolor, H. aurora, H. crispa, H. malu, H. magnifica, Meter. doreensis, S. gigantea, S. haddoni, serta S. mertensii.

Kejadian itu yang mendesak Dokter Istiyanto Samidjan MS membudidayakan anemon laut dengan cara ciptaan.‘ Di Pulau Kijang, Karimunjawa, Jawa Tengah, aku memandang mulut anemon tidak menutup sempurna,’ ucap dosen Fakultas Perikanan serta Ilmu Maritim Universitas Diponegoro, Semarang, itu. Istiyanto beranggapan ketidaksempurnaan itu timbul sebab anemon sedang pada langkah berkembang sesudah membelah.

Di laut, tidak hanya dengan alat intim, salah satu bunga pada akuarium laut itu bertumbuh biak dengan cara aseksual- tidak kawin- dengan pucuk serta pemisahan. Kala badannya yang lunak terempas aliran sampai terbagi, dikala seperti itu perkembangbiakan berjalan. Anemon pula bisa membagi dayung disk- kaki tempat menempel pada media- untuk menggandakan diri. Metode semacam ini yang dicoba Istiyanto buat mengembangbiakan anemon di luar lingkungan asli.

Istiyanto memakai anemon tipe Stichodactyla gigantea dikala berupaya awal kali pada 2005. Ketentuan anemon yang dapat dikembangbiakkan di antara lain, bercorek tengah dekat 10 centimeter ataupun baya 1 tahun ke atas, tentakel berkembang bagus, warna tidak pucat, serta membendung dikala dicemplungkan dalam akuarium. Ahli marine culture dari Institut Pertanian Bogor itu lalu menato badan stichodactyla jadi 2, 3, 4, serta 5 bagian.

Penyembelihan bisa dicoba lurus serta mendatar. Tetapi, cuma anemon yang berkembang berdiri dengan ketebalan badan di atas 10 centimeter yang dapat dipotong mendatar. Karena, stichodactyla mempunyai badan ceper. Bila carpet anemon yang ceper itu dipaksakan diiris, malah hendak mengganggu badannya. Penyembelihan lurus dicoba dengan memotong badan anemon dari atas ke dasar.‘ Penyembelihan butuh berjaga- jaga biar tidak mengganggu mulut,’ ucap Istiyanto.

Seandainya mulut cacat, binatang yang mempunyai sel penyengat pada tentakelnya itu akan mati. Karena itu pula, penyembelihan anemon menjajaki kontur ataupun lekuk badannya. Potonglah anemon mengenakan pisau operasi berbahan stainless steel yang diolesi alkohol 95% ataupun sudah dipanaskan pada temperatur 100oC biar murni.

Penyembelihan anemon dalam media bermuatan air laut wajib kilat supaya tidak tekanan pikiran. Karakteristik tekanan pikiran badan memucat serta banyak menghasilkan cairan pekat. Air laut butuh disterilkan mengenakan methylene blue biar anemon tidak terkena kuman. Anemon yang terkena kuman, dataran badannya menghasilkan cairan pekat.‘ Apabila didiamkan, 1- 2 hari setelah itu anemon busuk,’ tutur Istiyanto. Bagian anemon yang berhasil dipotong lekas dipindahkan ke media perawatan.

BACA JUGA  What Terms Refer To Directories That Exist Under The Root Directory?

Media perawatan berbentuk kolam plastik bermuatan air laut yang sudah diaerasi serta dibiofiltrasi alhasil bening semacam lingkungan asli anemon di daya 10- 12 meter dpl. Lapisan biofilter dari dasar ke atas: batu pasir, plastik bergelombang- bahan asbes yang diberi lubang garis tengah 2 cm-, serabut, arang aktif, batu pasir, batu, serta karet busa. Air diresirkulasi dari kolam ke penapis, kemudian kembali ke kolam dengan dorongan pompa air serta bowler.

Kolam plastik berdimensi 40 centimeter x 40 centimeter x 40 centimeter bisa menampung 8 potong anemon. Di atas kolam itu dipasang lampu TL 40 watt buat menolong cara asimilasi. Minta mafhum dalam sel- sel badan anemon bersimbiosis alga yang diucap zooxanthellae.

Alga berklorofil itu bersembunyi dari pemangsa di dalam badan anemon. Selaku gantinya beliau menolong sediakan zat asam serta gula dari hasil asimilasi buat digunakan anemon. Bila posisi budidaya anemon di luar ruangan, lampu dihidupkan cuma malam hari. Di dalam ruangan, lampu menyala berkesinambungan.

Cacing laut Tubifex sp, cacahan udang kecil, plankton Nanochloris sp, serta Brachianus plicatilis diserahkan selaku pakan anemon. Takarannya 5% berat badan per hari. Sepanjang 1- 2 minggu awal badan anemon memucat, ciri sedang dalam cara menyesuaikan diri serta penyembuhan pascapotong. Selang 2 minggu, warna badannya nampak kehijauan. Warna serta wujud badannya kian sempurna sehabis 4 bulan.

Riset Istiyanto mengalami tingkatan kelulusan hidup anemon sehabis dipotong serta berkembang jadi 2 bagian menggapai 90- 100%. Pertambahan garis tengah sehabis 3 bulan di atas 6, 5 centimeter.‘ Budidaya anemon tidak susah, alhasil buat memuat keelokan akuarium laut janganlah memanfaatkan alam,’ catatan Istiyanto.( Tri Susanti atau Peliput: Ari Chaidir)

Benih anemon berdiameter minimun 10 centimeter diaklimatisasi satu hari dalam akuarium.

Sediakan media plastik ataupun akuarium berdimensi 40 centimeter x 40 centimeter x 40 centimeter buat tempat perawatan. Air laut butuh dibiofiltrasi serta diaerasi. Dimensi kolam pemilihan 1, 25 meter x 4 meter x 1 meter. Mutu air laut: salinitas 29- 32 ppm, kandungan zat asam terlarut 5, 8- 7, 1 ppm, temperatur 25- 28°C, pH 7, 11- 7, 92.

Masukkan anemon dalam ember plastik 50 liter bermuatan air laut yang disterilkan mengenakan methylene blue setinggi 5- 10 centimeter. Potong anemon mengenakan pisau operasi yang sudah disterilisasi mengenakan alkohol 95% ataupun dipanaskan pada temperatur 100°C. Anemon dipotong dari atas ke dasar menjajaki lekuk badan.

Bagian anemon lekas dipindahkan dalam kolam perawatan. Pasang lampu TL 40 watt sejengkal di atas kolam perawatan. Lampu dihidupkan 24 jam bila kolam terdapat di dalam ruangan.

Kasih pakan cacing tubifex serta cacahan udang kecil sebesar 5% berat badan per hari, tiap pagi serta petang. Anemon sedia dipanen 2- 4 bulan setelah itu cocok garis tengah yang di idamkan, 5- 15 centimeter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here